November 6

Ah… Kamu!

Dekat denganmu, itulah yang selalu aku mau

Meski ketika sudah berhadapan, aku hanya bisa berdiri kaku

Tak mampu mengucap sepatah pun kata

Tubuh sedikit bergetar seperti saat ada di kutub utara

Tapi tetap saja aku tidak ingin kehilangan kesempatan untuk dekat denganmu

 

Selalu melihatmu di setiap waktu, itu juga inginku

Tidak peduli kamu memang benar ada atau hanya ada dalam anganku

Karena tanpa hadirmu pun tetap saja mataku melihatmu

Seperti bayangan yang terasa nyata

Seperti angan karena aku sudah terlalu… cinta?

 

Dan kini…

Pilihan sedang ada dihadapkan padaku

Memilih untuk mendapatkan kesempatan dekat dan selalu melihatmu

Atau…

Sedikit menjauh hanya untuk kebaikan hatiku

 

Ah… kamu!

Ternyata masih terlalu hebat dalam mempengaruhi hidupku

September 10

Selamat Ulang Tahun, Kesayangan.

Selamat ulang tahun, kesayangan.

 

Udah.

 

Sebenarnya cuma itu aja yang mau kusampaikan sama kamu yang tidak mau kusebutkan namanya di sini.

Aku tahu semua orang yang mengenalku pasti mengerti siapa yang selalu kusebut kesayangan, dan berulang tahun hari ini. Mungkin kamunya enggak tahu, tapi mereka semua tahu. Tapi ya udah gapapa begitu juga, yang penting aku masih bisa lihat kamu bahagia.

Tidak perlu lah ya kutuliskan apa saja doa dan harapanku untukmu di sini, yang penting kamu tahu, kalau aku selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu, bukan hanya di hari ulang tahunmu, tapi di setiap hariku, sejak aku sayang kamu.

Enggak. Barusan aku enggak bercanda sama sekali. Memang terdengar menggelikan atau menjijikkan, tapi sayangnya itu kenyataan. Baik di bagian aku mendoakan, atau di bagian kamu yang aku sayang.

 

Tuh, kan! Aku udah gak jelas nulis apaan deh barusan.

 

 

Selamat ulang tahun (lagi), kesayangan.

Selamat untuk film terakhir kamu yang akhirnya menjadi box office di Indonesia. Aku sudah menduganya seperti itu, meski pada awalnya aku tidak mau nonton, sayang aja akhirnya malah diajakin nonton premiere, dan membuatku bisa melihat kamu secara langsung, meski dari kejauhan saja. Kamu terlihat luar biasa. Membuatku tidak bisa berkata-kata, bahkan mendekat sedikit saja rasanya aku tidak bisa.

Lebay? Ya udah gapapa. Namanya juga orang yang sudah lama jatuh cinta tapi baru pertama kali secara langsung berkesempatan melihatnya bukan dari layar kaca. Haha. Makin lebay aja ya.

Gak tahu deh kenapa. Kalau lagi membayangkan kamu, rasanya semua hal harus dibuat berlebihan, mungkin karena kamu terlalu luar biasa untuk dianggap atau diberikan perlakuan biasa saja.

 

AH IYA!

Aku hampir lupa kalau ulang tahunmu kali ini mungkin ulang tahun terakhir saat kamu melajang ya? Dalam waktu dekat kamu sudah menikah sama dia, kan, ya? AH SELAMAT YA! Aku ikut bahagia!

Seriusan! Aku ikut bahagia aja dengan semua pilihanmu, karena sejujurnya enggak tahu apa gunanya malah sedih ketika kamu memilih dia.

HAHAHA. Kayaknya aku bohongnya udah deh ya sampai di situ aja. Soalnya kalau aku enggak rela atau pundung sendirian selamanya aja, aku bisa-bisa semakin gila. Udah gila karena cinta banget sama kamu, ditambah lagi aku tahu kamu cinta sama dia, kan bisa makin gila aku seharusnya ya? Untung aja aku enggak begitu. Mungkin aku tidak terlalu merasa kehilangan, karena memilikimu akan selalu menjadi harapan(ku seorang).

Krik.

Krik

Krik.

 

Once again, happy birthday to you.

Meski nanti kamu sudah menjadi pasangan orang, percayalah, aku akan tetap mendoakan yang terbaik untukmu. Selalu. Selama masih kamu yang menjadi kesayanganku.