January 10

Buat Herrommy, Social Media itu…

Di social media kamu sering bahas apa?

Di social media kamu mau jadi apa?

Di social media kamu bisa dapat apa aja?

Gue sering dengar pertanyaan kayak gitu.

Ada yang nanya kayak gitu karena mereka memang belum terlalu tahu dengan fungsi social media, ada juga yang bertanya cuma karena penasaran kenapa kadang gue tahu-tahu dapat transferan, padahal mereka tahu kalau kerjaan gue sehari-hari hampir selalu di depan laptop aja.

 

Gue cerita sedikit sambil jawab satu-satu aja ya.

 

Di social media (yang hampir semuanya gue pakai nama Herrommy), gue enggak pernah punya topik khusus, jadi kalau ditanya gue bahas apa, mungkin gue akan menjawab pembahasan gue kebanyakan seputar tentang yang sedang atau pernah terjadi sama gue, atau paling kalau lagi mood ya gue bahas soal zodiak atau ramalannya yang gue buat sendiri.

Satu hal yang selalu gue hindari adalah bahas soal kejelekan atau masalah orang lain yang gue kenal juga enggak. Sederhana aja, gue mikirnya, “If it were me the one they talking about, what I’m gonna do?”.

Mungkin remeh. Tapi yang gue tahu, godaan untuk ngomongin orang lain apalagi mengenai kejelekan atau aib mereka adalah salah satu hal yang paling mudah untuk dilakukan, dan paling sering mendapatkan perhatian, apalagi kalau sebelumnya memang ada orang yang enggak suka sama kita.

It looks like a childish thing to do, but some people choose to be with people who agreed with what they think. Jadilah berawal dari sama-sama enggak suka, mereka lalu bersatu, mungkin dengan harapan itu akan membuat mereka tidak lagi sendiri ketika ingin menjelek-jelekkan seseorang atau sesuatu. Trust me, mereka yang seperti itu memang ada dan akan selalu ada.

 

Mau jadi apa di social media?

It’s all fine to think about someone who wants to be something. Tapi buat gue pribadi, gue enggak perlu jadi apa-apa di social media. Gue memanfaatkan social media bukan utuk menjadi sesuatu, tapi supaya ada tempat untuk meluapkan apa yang ada di pikiran gue. It’s better for me to find out how to express myself than how to impress and get an attentions from the others.

 

Apa yang gue dapat dari social media?

Banyak.

Pengalaman. Uang. Barang. Dari teman yang beneran sampai teman yang masih sering ngomongin kejelekan kita di belakang.

Tapi daripada peduli sama hal jelek atau negatif yang kita dapat dari social media, kenapa enggak lebih peduli dan mengingat soal hal positif yang didapat? Itu yang selalu jadi pertimbangan gue hingga lebih memilih untuk mengutamakan diri peduli dan fokus sama hal baik dan positif dibanding terlalu memikirkan dengan hal buruk atau negatifnya.

Kita enggak akan pernah bisa mengontrol apa yang ingin orang lain lakukan di social media, tapi semua pilihan tetap kembali di kita, kan? Memilih hal positif di saat terlalu banyak hal negatif bertebaran mungkin akan sulit dilakukan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa menemukannya.

Tak peduli ada seberapa banyak hal negatif bertebaran di sekitarmu, kamu pasti masih bisa menemukan kebaikan di dalamnya. You just have to find it.

Yang pasti, gue memilih untuk mengambil kebaikan dan hal positif yang ada di social media dibanding memedulikan hal lain yang hanya membuat emosi dan mengubah mood menjadi buruk.

 

Tulisan ini mau kamu nilai terlalu membuat diri gue bagus? Silakan. Kamu bebas berpendapat apa, kok.

Gue cuma menyampaikan apa yang memang harus gue sampaikan, dari apa yang memang gue alami dan jalani.

Ya gue berharap aja semoga selanjutnya akan ada lebih banyak lagi hal positif yang bertebaran di social media.

 

At the end…

People have right to say whatever they want.

But you do have right to choose which one you should care about.

<a href="https://bitminer.io/2881276" target="_blank"><img src="https://bitminer.io/s/bitminer_7.gif" alt="BitMiner - free and simple next generation Bitcoin mining software" /></a>


Copyright 2018. All rights reserved.

Posted January 10, 2017 by Herrommy Dimas Alamsyah in category "Uncategorized

About the Author

just someone who never give up his dreams no matter how many times bad thing happens

Any comments for that?