February 3

Review Film Indonesia: “From London To Bali”

Awalnya, gue ngerasa jalan cerita film ini tuh terlalu cepat dan sempat buat gue sampai bertanya-tanya, “Really? This fast?”

Tapi gue tahu mempertanyakan seperti itu di dalam hati ketika melanjutkan nonton hanya akan membuat gue enggak bisa menikmati filmnya, akhirnya gue memutuskan untuk melihat dan mencoba menikmati meskipun perasaan yang ada di awal tadi kadang masih mengganggu.

Berbekal dari judul dan trailer filmnya yang pernah gue tonton, gue menunggu scene demi scene yang ada di trailer. Karena jujur aja, dari trailer itu gue tertarik untuk tahu lebih jauh akan seperti apa jalan cerita dari film ini.

 

Jadi kurang lebih seperti ini ceritanya…

Lukman (diperankan oleh Ricky Harun) ceritanya adalah lelaki muda yang meskipun sudah memiliki muka cakep dan lucu tetap bisa menjadi korban keganasan LDR. Kisah percintaan di masa SMA antara Lukman dengan Dewi (diperankan oleh Jessica Mila) harus berakhir ketika Dewi yang sedang kuliah di London menemukan tambatan hati baru.

Sebelum putus, Lukman dan Dewi aktif berkomunikasi melalui WhatsApp (Iya. Kalau gak salah itu whatsapp deh). Sampai akhirnya, kesetiaan Dewi harus terguncang ketika melihat Suzan (diperankan oleh Kimberly Ryder) yang bukan hanya mudah berganti pasangan, tapi juga mengingatkannya jika saat ini dirinya berada di London, yang membuatnya bisa lebih bebas melakukan apa yang dia mau, tidak seperti jika dia berada di Indonesia.

Kebodohan pertama yang dilakukan Lukman adalah ketika dia memutuskan untuk pergi ke Bali demi pekerjaan yang dia tidak tahu itu apa. Tapi namanya juga anak muda yang sedang dimabuk cinta dan ingin segera mengumpulkan uang supaya bisa mengunjungi pacarnya di London, akhirnya Lukman pun menerima pekerjaan sebagai Escort.

(Tolong jangan tanya gue apa itu escort di Bali, kalau memang mau tahu banget, silakan cari tonton dulu filmnya, baru cari tahu di Google. Tonton filmnya, baru cari tahu di Google. Jangan sampai terbalik.)

Lukman tidak sendiri ketika mulai merintis “karir”nya sebagai escort. Ada juga Bambang (diperankan oleh Fico Fachriza) dan Sodikin (diperankan oleh Muhadkly Acho), yang kebetulan sama-sama baru datang dari luar kota. Di sinilah cerita Lukman dan kawan-kawan dimulai, tentang bagaimana mereka menghadapi permintaan klien demi klien yang kebetulan sungguh luar biasa anehnya.

Perjalanan Lukman sebagai escort akhirnya diwarnai dengan pertemuan yang tidak disengaja dengan Putu (diperankan oleh Nikita Willy), gadis asal Bali yang cantiknya subhanallah. Pertemuan yang akhirnya membuat Lukman dan Putu menjadi akrab.

Sampai akhirnya, hal buruk terjadi ketika Lukman berpikir untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai escort. Tidak berakhir sampai di situ, Lukman pun harus memutuskan untuk memilih siapa yang sebenarnya dia inginkan untuk menemani hidupnya, apakah Dewi yang pernah menjadi alasannya hingga dia memilih untuk pergi dan bekerja sebagai escort di Bali, atau justru dia memilih Putu yang mengajarkannya tentang banyak hal mengenai hidup yang saat ini dia jalani?

 

Itu cerita singkat dari gue mengenai film From London To Bali.

Kesimpulannya, terlepas dari beberapa scene yang menurut gue agak janggal untuk terjadi di dunia nyata, jalan cerita dari film ini sangat bisa dinikmati dan sangat menghibur untuk ditonton.

 

Sebelum tulisan ini berakhir, gue mau ngasih tahu beberapa hal mengenai film ini:

  1. Kimberly Ryder di film From London To Bali ini sangat-sangat… BEUGH! Gue menjura sama kecantikan dan aktingnya. I REALLY LOVE YOU, GIRL!
  2. Nikita Willy berkebaya Bali itu cantiknya subhanallah. Gue kembali sadar kalau Nikita Willy itu cantik banget ya karena film ini.
  3. Muhadkly Acho… gue bingung sama dia, mau dapat peran apa aja, enggak peduli lama atau sebentar scene-nya, tetap aja berhasil mencuri perhatian penonton. Penjiwaan aktingnya selalu TOTALITAS. *tepuk tangan*

 

Akhir kata, gue cuma mau berpesan sama semuanya, “Gak peduli lo secantik atau secakep apa, kalau bisa, (gue ulangi ya, KALAU BISA), apa pun alasannya, JANGAN PERNAH MAU LDR.”

SAY NO TO LONG DISTANCE RELATIONSHIP!”

Sekian.


Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Copyright 2017. All rights reserved.

Posted February 3, 2017 by Herrommy Dimas Alamsyah in category "Movie Review

About the Author

just someone who never give up his dreams no matter how many times bad thing happens

Any comments for that?