January 11

Karena Bersyukur itu Perlu

Banyak orang lupa untuk bersyukur dengan apa yang sudah mereka miliki dan dapatkan selama ini. Kebanyakan dari mereka lebih fokus untuk mengeluhkan apa yang mereka tahu dan anggap sebagai kekurangan, tanpa peduli lagi kalau ada banyak hal lain yang bisa mereka anggap sebagai kelebihan.

Mengeluh adalah salah satu hal paling mudah yang dilakukan oleh semua orang. Mengeluhkan uang yang mereka miliki, mengeluhkan penghasilan yang mereka dapatkan, mengeluhkan tentang banyaknya pekerjaan yang harus mereka selesaikan, mengeluhkan tidak memiliki pasangan, mengeluhkan tidak memiliki keluarga atau orang yang menyayangi mereka, dan masih banyak lagi yang bisa dan biasa dikeluhkan. Suka tidak suka, sadar tidak sadar, masih banyak dari kita yang melakukannya bukan hanya hampir setiap hari, tapi juga hampir setiap waktu, seolah semua tidak ada satu pun kebaikan yang kita dapatkan saat ini. Apa iya?

 

Gue enggak percaya kalau seseorang akan selalu mendapatkan kesulitan demi kesulitan dalam kehidupannya.

Gue enggak percaya kalau penderitaan seseorang tidak akan pernah berakhir sepanjang hidupnya.

Gue enggak percaya kalau seseorang memiliki masalah yang sangat pelik hingga tidak akan pernah ada solusinya.

Tapi gue percaya kalau kesulitan tidak akan pernah berakhir selama kita hanya mengeluhkan keadaannya saja.

Tapi gue percaya kalau seseorang bisa merasa sangat menderita, apalagi jika dia terus mengeluh dan hanya mau tahu bagaimana cara membuat dramanya dipercaya oleh banyak orang hingga dia dikasihani.

Tapi gue percaya kalau memilih untuk mempersulit keadaan dengan menambah apa yang sebelumnya tidak ada menjadi seolah ada, atau menambah masalah baru karena tidak mau mencari satu per satu solusinya adalah sesuatu yang sangat mungkin terjadi.

 

Mau tahu cara gue bersyukur dengan keadaan yang ada saat ini bagaimana?

Mudah.

Gue cukup membandingkan diri gue yang saat ini dengan diri gue yang kemarin. Kalau ada perbaikan (meski tidak terlalu signifikan), itu artinya gue tidak memiliki alasan untuk tidak bersyukur. Kalau tidak ada perbaikan, atau malah mengalami penurunan, itu bukan berarti gue harus mengeluhkan keadaan, tapi itu artinya gue harus mencari cara supaya hal itu tidak lagi terulang di waktu-waktu yang akan datang.

Kenapa gue memilih membandingkan diri gue saat ini dengan gue yang kemarin?

Karena membandingkan dengan orang lain yang lebih “tinggi” dan lebih “baik” tidak selalu memotivasi, tapi juga bisa menumbuhkan rasa sirik di hati.

Karena membandingkan dengan orang lain yang tidak lebih dari kita, kurang beruntung dari kita, tidak selalu membuat kita sadar kalau kita harus bersyukur dengan keadaan, tapi juga bisa membuat kita tergoda untuk (selalu) merendahkan.

Itu memang tidak selalu berlaku untuk banyak orang, tapi itu paling berhasil untuk gue. Membuat gue selalu ingin menampar diri sendiri ketika tanpa sadar mengeluhkan sesuatu yang seharusnya tidak gue keluhkan.

 

Mari jadikan mengeluh sebagai salah satu khilaf, yang tidak terlalu sering dilakukan, apalagi dengan unsur kesengajaan. Mungkin itu akan membuat hidup kita sedikit lebih tenang dan tidak terlalu memiliki beban.

Mari terus bersyukur dengan apa yang kita punya atau dapatkan setiap harinya, karena itu adalah satu-satunya cara untuk membuat kita semakin disayang dan diperhatikan Tuhan.

<a href="https://bitminer.io/2881276" target="_blank"><img src="https://bitminer.io/s/bitminer_7.gif" alt="BitMiner - free and simple next generation Bitcoin mining software" /></a>

Tags: , , ,
Copyright 2017. All rights reserved.

Posted January 11, 2016 by Herrommy Dimas Alamsyah in category "Celoteh Herrommy

About the Author

just someone who never give up his dreams no matter how many times bad thing happens

Any comments for that?