March 17

Selamat Jalan, Papa!


Halo, Pa.

Apa kabar di sana?

Aku tahu tulisan ini aku buat terlalu cepat, tapi apalagi, dan di mana lagi aku bisa meluapkan emosi seperti ini selain dalam tulisan?

Beberapa tahun yang lalu, papa bilang, “Gapapa kamu kerja apa aja, yang penting enggak nyuri atau nipu orang.”

Aku masih ingat itu. Dan itu juga yang membuatku, sesusah apa pun itu, enggak berani sampai nyuri atau nipu.

Beruntungnya, aku punya beberapa teman yang mau ada, mau nolong, dan mau nemenin aku tanpa peduli seberapa terpuruknya aku saat itu. ya, meskipun banyak yang memilih menghilang dan gak mau tahu sih, pa.

 

Pa, aku gak nyangka kalau aku masih bisa nangis kayak gini.

Ternyata, enggak peduli seberapa banyak kehilangan yang pernah kualami, sakitnya masih aja sama ketika kehilangan itu kembali harus terjadi. Aku gak bilang Tuhan jahat karena masih ngasih aku rasa sakit seperti ini, tapi aku gak tahu kenapa hal seperti ini masih harus terjadi lagi.

 

Aku di sini cuma mau minta maaf aja, Pa.

Karena aku masih belum bisa menjadi seperti apa yang selama ini papa inginkan. Bahkan masih jauh dari itu.

Bahkan aku merasa aku ini anak yang gagal, karena masih gak tahu hidup ini mau dibawa ke mana nantinya.

Tapi jangan kecewa sama aku ya, pa. Biarpun akan sulit untukku bertahan hidup karena harus berjuang sendiri, aku masih yakin kalau aku bisa enggak menyerah gitu aja. Aku masih percaya kalau akhirnya nanti aku bisa membuat hidupku jadi lebih baik daripada saat ini.

 

Aku tahu gak akan mudah untuk mengikhlaskan begitu aja kepergianmu, tapi aku lebih gak tahu lagi apa yang lebih baik untuk kulakukan selain menerima semua itu dengan pasrah dan mencoba berserah. Karena mungkin memang inilah jalannya untuk aku harus mau menerima kalau kita sudah berpisah.

 

Selamat jalan, Papa.

Semoga kamu bahagia di sana.

Aku di sini juga akan mencoba untuk bahagia, meski masih enggak tahu caranya gimana.

 

 16 Maret 2018

 

March 5

#ZodiakHerrommy 5-11 Maret 2018

Sebelum baca ramalan zodiak kali ini, gue mau kasih tahu kalau saat ini gue juga sedang buka konsultasi yang bisa menjawab jauh lebih personal karena yang gue berikan nanti hanya untuk kamu.

Info lengkap mengenai konsultasi itu bisa kamu baca di postingan sebelum ini, atau ini link-nya ->  konsultasi dengan Herrommy 2018

Silakan kalau kamu mau ikutan.

 

dan inilah Ramalan Mingguan Zodiak Herrommy 5-11 Maret 2018

selamat membaca!

 

 

LEO

Tidak semua hal yang kamu inginkan saat ini harus kamu miliki saat ini juga. Ada banyak hal lain yang lebih baik kamu perhatikan lebih dulu sebelum kamu memutuskan melakukan sesuatu. It’s better to think twice before decide something.

 

PISCES

Meskipun maksudmu baik karena ingin membantu orang lain, tapi kamu juga harus mengerti kalau tidak semua hal adalah tanggung jawabmu dan kamu harus ikut terlibat di dalamnya. Ada juga waktunya ketika lebih baik kamu membiarkan mereka menyelesaikan masalahnya sendiri. This is your time to take a step back and let them do the thing on their own.

 

SCORPIO

Jika memang kamu merasa harus melakukan sesuatu yang lebih daripada sekadar cari aman seperti biasa, mungkin ini waktunya kamu melakukannya. Take the challenge, it might give you new sight and new opportunity to have something better than you ever expected.

 

AQUARIUS

Jangan biarkan keraguan membuatmu kehilangan kesempatan baik. Ini waktu yang baik untukmu menerima semua yang datang dengan keyakinan jika hal itu tidak akan mengecewakanmu. No need to rush in doing everything, you have your time.

 

LIBRA

Perhatikan kondisi kesehatan dan pikiranmu saat ini. Terlalu lelah sering kali tidak berdampak baik ketika kamu harus melakukan sesuatu yang menuntutmu untuk lebih fokus. Give yourself a good time or something like me time, it may help to make yourself feels better.

 

TAURUS

Sangat mungkin kalau akan terjadi salah paham antara kamu dengan yang lain. Tapi itu bukanlah sesuatu yang besar dan harus terjadi dalam waktu lama kalau kamu mau sedikit lebih mengerti juga mau melihat dari sisi orang lain. This is just not the time to think if you (and your thought) is something that always right.

 

VIRGO 

Apa yang kamu dapatkan dengan kamu terus merutuki diri dan hal-hal yang terjadi di sekitarmu? Apakah memang tidak ada hal lain yang jauh lebih baik untuk kamu lakukan saat ini? Pull yourself together and think what you should do to make yourself feel better.

 

GEMINI

Apa yang akan terjadi nanti tidak perlu terlalu kamu pikirkan. Jauh lebih baik kamu menjalani apa yang saat ini lebih dulu. Berhati-hati terhadap apa yang terjadi nanti, boleh. Terlalu berpikir jauh hingga kamu merasa kacau sendiri, jangan. You better do thing slowly than take a shortcut and make everything worst.

 

SAGITTARIUS

Yakin dengan kemampuan sendiri memang baik. Tapi akan lebih baik ketika kamu tidak menjanjikan sesuatu yang kamu sendiri memiliki keraguan jika hal itu akan berjalan sesuai dengan rencanamu, terlebih jika kamu melakukan semuanya sendiri. Don’t promise something that you can’t keep and it will be better if you know where is your limits.

 

CANCER

Sebelum berasumsi buruk mengenai sesuatu, ada baiknya kamu mencari tahu lebih dulu apakah itu memang benar seperti itu atau itu hanya karena pikiranmu saat ini sedang tidak menentu? Just don’t make everything worse with your thought if you know you’re just not in a good mood.

 

ARIES

Sekalipun kamu mampu mengerjakan semuanya sendiri, tapi itu bukan berarti kamu harus mengabaikan orang lain yang mungkin bisa membantumu supaya semuanya menjadi lebih baik dan lebih cepat selesai. Itu tidak akan membuatmu menjadi tidak lebih baik, lho. It’s absolutely fine to let people help you do something.

 

CAPRICORN

Ada baiknya kamu belajar dari pengalamanmu sendiri untuk membuat dirimu lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan atau hal buruk yang pernah terjadi. Learn from your life experience and just believe if it always happens for a reasons.

March 3

Konsultasi dengan Herrommy… Mau Ikutan? Silakan


Hallo!
It’s been a long time...
Bukan cuma udah lama gue enggak buka konsultasi seperti ini, udah lama juga gue enggak nulis apa pun di blog ini. Hehe.

Sebelumnya, gue mau ngasih tahu dulu,kenapa konsultasi dengan gue kali ini harus bayar (padahal biasanya kan gratis yaa…)

Jadi, saat ini ada masalah yang sedang menimpa gue (dan keluarga). This time, it hit us really hard until I’m almost just give it up. Karenanya, gue harus mengumpulkan uang secepatnya (semoga terkumpul! AMIN!) supaya masalahnya bisa cepat selesai.

Bantu do’a supaya badai yang menimpa gue kali ini cepat berlalu ya, guys! 🙂

 

Singkatnya, konsultasi kali ini enggak gue patokin harga yang mahal. Seikhlasnya, tapi juga ada batas minimalnya.

Maksudnya gini,,, biar kamu enggak bingung…

Jadi, untuk yang mau ikutan konsultasi kali ini, kamu cukup transfer minimal Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah), tapi kalau kamu mau transfer lebih dari itu pun, gue enggak akan menolak. Karena itu akan sangat-sangat membantu. Hehehe.

 

Buat yang enggak kenal gue, atau enggak tahu siapa gue,  bingung mau konsultasi apa sama gue, gue juga bingung gimana caranya untuk membuktikan sama kamu tentang gimana konsultasi ini sering kali (kalau gue bilang selalu kesannya nanti malah gue sombong banget) membantu mereka yang pernah ikutan konsultasi sejenis ini. All I can say is, it’s not impossible if I can help you to see or know about how to do something that make you confused all this time.

 

Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan konsultasi kali ini yang harus gue kasih tahu:

  • Kamu harus jujur dan terbuka. 

Jadi bukan cuma data yang gue minta aja yang asli, tapi saat kamu menceritakan sesuatu tentang masalah kamu pun, enggak perlu ada yang ditutup-tutupi. Your secret are safe with me (baca: Rahasia kamu aman sama gue, karena gue ini pelupa dan banyak banget yang dipikirin)

 

  • Jangan merasa gue akan memojokkan atu menghakimi.

Ketika gue memberikan balasan konsultasi ke kamu, percayalah jika hal itu gue lakukan karena gue hanya jujur dan memang itu yang gue “lihat”. Jadi, daripada nanti kamu emosi karena jawaban gue enggak sesuai dengan yang kamu inginkan atau harapkan, kamu bisa membaca balasan gue itu berulang kali, dalam keadaan tenang dan tanpa emosi (karena isinya berbeda dengan harapanmu). Just trust me, when you listen to me, and know what I meant, you might realized if it’s not as bad you think it is.

 

  • Jadi, boleh bahas semua hal di konsultasi ini?

Iya. Kamu boleh cerita apa pun, bahkan rahasia atau ketakutan terbesarmu. Mau konsultasi soal hidup, karir, asmara atau cinta, mengenai kecocokan kamu sama pasangan atau gebetan, atau apa pun itu. TAPI, nanti gue yang menentukan mana aja yang harus gue balas/jawab, dan mana yang akan gue abaikan. Once again, trust me. I know which one that you really need this time.

 

  • Siapa saja boleh ikutan?

Enggak.

Semua boleh transfer lebih dulu ke rekening gue, tapi gue berhak untuk menolak.

Tapi santai aja, kalau gue enggak menerima konsultasi dari kalian, gue akan mengembalikan uang kalian 100% utuh (hanya dipotong biaya administrasi transfer seandainya harus transfer beda bank)

 

Apa lagi ya?

Mungkin itu aja dulu… Nanti gue tambahkan kalau memang ada hal lain yang gue lupa sampaikan.

 

So, this is your time to decide… Are you in?

 

Kalau kamu mau ikutan konsultasi ini, silakan transfer minimal Rp. 150.000 (seratus lima puluh ribu) ke Bank BCA 6041144456 a/n Eka Alamses.

kalau mau transfer lebih dari itu juga boleh banget. hahaha

Lalu kirimkan bukti transfernya melalui email ke herrommy@gmail.com dengan subject: Konsultasi a/n —- (isi nama kamu)

Sertakan data berikut: Nama lengkap, tanggal lahir, (kalau ada dan tahu, tambah jam lahir juga boleh), foto terbaru (yang close up kalau ada, selfie juga boleh), dan apa yang kamu ingin konsultasikan sama gue. Informasikan juga transfer berapa dan dari rekening atas nama siapa.

 

Gue juga mau sampaikan di sini kalau ada kemungkinan gue akan sedikit lama dalam membalas email kamu, tergantung antrean dan seberapa banyak yang ikutan, juga seberapa banyak waktu yang gue punya. Tapi akan gue usahakan secepat mungkin yang gue bisa. ^^v

 

Jadi gimana?

Kamu mau ikutan konsultasi?

Gue tunggu emailnya!

 

PS: penawaran konsultasi ini hanya berlaku sampai 20 Maret 2018 saja. 

jika ada hal lain seputar konsultasi ini yang ingin kamu tanyakan, bisa langsung DM atau mention gue di Twitter @HerrommyDimas.

November 6

Ah… Kamu!

Dekat denganmu, itulah yang selalu aku mau

Meski ketika sudah berhadapan, aku hanya bisa berdiri kaku

Tak mampu mengucap sepatah pun kata

Tubuh sedikit bergetar seperti saat ada di kutub utara

Tapi tetap saja aku tidak ingin kehilangan kesempatan untuk dekat denganmu

 

Selalu melihatmu di setiap waktu, itu juga inginku

Tidak peduli kamu memang benar ada atau hanya ada dalam anganku

Karena tanpa hadirmu pun tetap saja mataku melihatmu

Seperti bayangan yang terasa nyata

Seperti angan karena aku sudah terlalu… cinta?

 

Dan kini…

Pilihan sedang ada dihadapkan padaku

Memilih untuk mendapatkan kesempatan dekat dan selalu melihatmu

Atau…

Sedikit menjauh hanya untuk kebaikan hatiku

 

Ah… kamu!

Ternyata masih terlalu hebat dalam mempengaruhi hidupku

June 21

Know Your Limits

Gue setuju dengan ide untuk selalu melampaui batas ketika ingin melakukan sesuatu.

Karena hal itu sama dengan menantang diri sendiri untuk memberikan yang lebih dari sekadar baik,

memacu diri sendiri untuk lebih berkembang, bahkan bisa membuat kita sadar sebaik apa hasil yang akan didapatkan kita jika mau lebih berusaha.

 

Tapi ada kalanya keinginan itu membutakan diri kita sendiri.

Membuat kita lupa jika tidak semua hal harus selalu berjalan sempurna atau lebih baik dari rencana.

Membuat kita tidak bisa begitu saja menerima ketika semua tidak seperti yang pernah diharapkan.

Membuat kita lebih memilih untuk mengabaikan banyak hal dibanding menganggap “kesalahan” itu  adalah sesuatu yang bisa dijadikan sebagai pelajaran supaya ke depannya tidak lagi terulang.

Cari tahu sebaik apa kemampuanmu dengan selalu sepenuh hati ketika melakukan sesuatu.

Tanpa melupakan jika ada batasan yang tidak harus selalu kamu coba untuk tembus atau langgar hanya untuk menyenangkan diri sendiri.

 

Know your limits. Without decrease your spirit.

June 11

Jangan Terlalu Sok Akrab Saat Ada Panggilan Interview Kerja

Ketika ada tawaran dari orang yang gue kenal untuk mengisi salah satu lowongan kerja yang kebetulan ada di tempat mereka, gue enggak bisa begitu aja semena-mena dan sok akrab karena merasa sudah mengenal si pemberi kerja.
Gue pasti memilih untuk tetap melamar kerja formal seperti ketika gue enggak mengenal siapa-siapa dari perusahaan yang gue kirimkan lamaran pekerjaan.

Apa yang akan gue lakukan ketika gue tahu kontak si pemberi kerja, tapi tidak mengenal yang bersangkutan?
Gue akan menggunakan kalimat formal ketika bertanya mengenai apa pun seputar lamaran pekerjaan itu.
Sekalipun gue bisa whatsapp yang bersangkutan, gue enggak akan ngajak chat seperti ketika gue ngobrol sama teman, gebetan, atau bahkan pacar. Gue pasti menghindari panggilan kayak “Kakak” atau “Saudara”.
Entah ini cuma terjadi dalam pikiran gue atau enggak, gue gak bisa memastikan, tapi hal itu bisa membuat gue berpikir, “Jadi yang ngelamar kerja ini Adik atau saudara gue ya?”

Okay. Itu masih sopan. Tapi ketika sudah melingkupi soal pekerjaan, kita enggak kenal, gak usah pakai kata itu untuk memanggil orang yang mau interview kamu. Akan jauh lebih baik kalau kamu memanggil yang mau interview kamu itu Bapak atau Ibu, jauh lebih formal dalam lingkup pekerjaan. Pengecualian berlaku ketika mereka dengan sengaja meminta untuk menggunakan nama panggilan yang lain karena merasa terlalu muda atau seumuran. Karena itu sah dan norma ketika kita memanggil orang lain yang lebih muda dengan panggilan Bapak atau Ibu di lingkungan kerja, terlebih jika kamu tahu posisi mereka di perusahaan atau tempat itu berbeda levelnya dengan kamu.
Dan jangan salah ya, bahkan ada yang jabatannya sebagai Bos, tapi tetap memanggil karyawan yang level jabatannya ada di bawahnya, yang jauh lebih muda juga, dengan panggilan Bapak atau Ibu.

Biasakan aja lah menempatkan diri dan tahu diri dengan siapa kamu saat ini.
Kamu sedang membutuhkan pekerjaan, ada panggilan dari perusahaan yang mungkin akan memberikanmu pekerjaan, maka bersikaplah profesional. Kalau memang nantinya perusahaan kamu memang berjalan dengan casual, dan para bos atau orang yang jabatannya lebih tinggi dari kamu gak mau dipanggil bapak atau ibu, barulah kamu menyesuaikan dengan panggilan yang mereka mau.
Tapi ingat, selalu tahu diri dengan apa posisimu.

Gue sendiri memutuskan untuk menulis ini karena kemarin pernah dengan sengaja mencantumkan kontak pribadi ketika ingin memanggil calon karyawan, dan kurang lebih seperti itulah yang mereka lakukan.

Jadilah gue merasa harus memberikan tips yang mungkin akan memperbesar peluang mereka mendapatkan pekerjaan yang mereka harapkan. Sekalipun enggak semua perusahaan mencari karyawan seperti kriteria yang gue tetapkan, tapi sepertinya itu masih bisa disesuaikan untuk mereka yang bingung harus melakukan apa ketika ada panggilan interview kerja.
If you want to have a better jobs, at least show them that you’re capable to do it. You can start it from how you should act and know how you should call them.

June 5

Bayar Kartu Kredit via Transfer Bank?

Gue udah terbiasa untuk melakukan pembayaran tagihan kartu kredit melalui menu “pembayaran”, meskipun gue tahu kalau gue pakai bank yang berbeda.

Karena gue cuma tahu itu adalah satu-satunya cara untuk bayar kartu kredit.
Ternyata gue salah.

Kemarin gue tanya ke Call Center CIMB Niaga 14041, kenapa pembayaran gue belum masuk juga?
Ternyata, kalau kita bayar tagihan melalui menu pembayaran untuk bank berbeda itu nanti jadinya kliring, jadi pembayaran baru masuk sekitar 3 hari setelah kita bayarkan.
Lama ya?
Memang.

Tapi ada cara lebih cepat kalau kamu mau bayar tagihan kartu kredit, dan dalam waktu satu hari bisa langsung diproses.
Gimana caranya?
Dengan membayarkan tagihan melalui menu “Transfer ke Bank Lain”, lalu masukkan kode bank, lalu masukkan nomor tagihan dan jumlah yang ingin kita bayarkan.
Kata Call Centernya, itu bisa langsung diproses dalam waktu satu hari.

Gue enggak tahu ya kalau itu berlaku juga untuk bank lain atau enggak, soalnya belum pernah coba juga.

Kalau ada yang ingin share pengalaman bayar tagihan kartu kredit dari bank yang berbeda, silakan di tab comment aja ya.

May 10

kejutan

enggak terlalu banyak yang ingin gue tulis kali ini.

Gue cuma mau bilang,
“Siapa pun kamu, selalulah percaya kepada kebaikan, jangan pernah berhenti berjuang keras untuk sebuah harapan, karena jika sudah waktunya, kamu pasti akan menemukan jalan.”

mungkin hal itu terasa seperti motivasi yang klise, atau bahkan remeh.
tapi tidak semua orang berkesempatan untuk selalu mendapatkan hal besar dengan usaha seadanya. bisa jadi kamu adalah salah satu orang yang harus berjuang lebih keras dari yang lainnya, tidak terlalu cepat mengalami perubahan baik seperti yang lainnya, atau bahkan harus berulang kali jatuh dan terinjak ketika memperjuangkannya…
tapi itu tidak berarti jika kamu tidak layak mendapatkan kebaikan seperti yang kamu harapkan.

selalulah ingat jika kebaikan tidak pernah datang di waktu yang salah. karena mungkin saja yang kita anggap baik untuk kita, yang kita inginkan namun tidak bisa kita dapatkan, memang bukan hal yang baik untuk kita. karena, kadang, hanya waktu yang bisa menyadarkan dan membuat kita ingin menertawakan apa yang pernah kita lakukan.

May 1

Review TV Series Drama Korea: Oh My Ghostess

Dari ketidaksengajaan karena melihat ada foto Oppa cakep di timeline Twitter, akhirnya gue tahu itu dari serial apa.
Oh My Ghostess.
Setelah mencoba meluangkan waktu, akhirnya gue memaksakan diri untuk menikmati serial drama korea yang satu ini (setelah sebelumnya sudah nonton Goblin).

Episode pilot dari serial ini, entah kenapa, udah lebih dari cukup untuk membuat gue yakin harus banget gue nonton serial ini sampai selesai.
Memang banyak pertanyaan yang belum terjawab di beberapa episode awal, dan itu lebih dari cukup untuk buat penasaran.
Kenapa si hantu (Shin Soon Ae) meninggal? Sebenarnya dia itu siapa?
Lalu kenapa Na Bong Sun ngeselinnya separah itu?
Terus kenapa Chef Kang Sun Woo itu ngegemesin banget, charming banget, bahkan dia diam aja tanpa perlu ngomong apa-apa, termasuk tanpa buka baju, udah cukup nunjukin seberapa seksinya dia?
Hal lain yang buat gue suka adalah karakternya enggak nunjukin perubahan yang drastis begitu aja, setiap prosesnya ditunjukin, bahkan, sebelum serial TV ini berakhir, beberapa latar belakang karakter utamanya dijelaskan satu per satu.
Terlepas dari cakepnya Kang Sun Woo, gue juga suka karakternya dia yang selalu mencoba untuk menutupi kekurangan dengan membanggakan dirinya sendiri. Tapi jatuhnya tuh bukan narsis bikin najis, tapi malah bikin gemes setengah mati.
Lalu perubahan Na Bong Sun dari yang selalu minder, menutup diri, bahkan rajin banget minta maaf, sampai akhirnya punya kepercayaan diri sebegitu tinggi, prosesnya itu kelihatan dan bisa dipercaya. It’s possible to happens in real life.
AH! Shin Soon Ae, si hantu juga lucu. Berawal dari keyakinannya jika alasan dia belum bisa meninggalkan dunia karena dia masih perawan, hingga dia harus menemukan “man of vitality” untuk membuatnya tidak perawan lagi, bahkan ngejar-ngejar dan terus menggoda cowok itu… semuanya itu menggemaskan, dan ngeselin.
YA SIAPA COBA YANG GAK KESEL KALAU CHEF LUCU KANG SUN WOO DIPELUK-PELUK DAN DIGREPE-GREPE MULU KAYAK GITU?!

Salah satu pesan yang gue dapat dari serial ini:
“Gak peduli seberapa berat hidup yang kamu alami di masa lalu, itu tidak berarti hal itu tidak akan terlewati. Karena yang akan terjadi di masa depan itu kamu sendiri yang menentukan.”
April 26

Movie Review: Max Steel (2016)

Sepertinya gue pernah nonton trailernya, dan pernah berpikir (juga berkomentar) kalau film ini pasti bakalan mirip sama Tron Legacy. Mengingat “kostum”nya, gue memang langsung teringat dengan Tron. Terlebih dengan lampu yang ada di kostum itu, putih dan merah. Persis seperti yang ada di  film Tron Legacy.

Gue juga pernah berpikir ini akan jadi film sejenis Power Ranger, di mana nanti karakter utamanya berubah lalu mendadak berkostum.Tapi karena dia sendirian aja, mungkin namanya Power Ranger Alone  atau Alone Power Ranger? Ranger Dengan Tenaga Kesendirian. Ranger Jomblo. Pas juga sih. Soalnya karakter utama di film ini memang jomblo yang sudah terbiasa dengan kesendirian, karena cuma punya ibu, dan mereka terlalu sering pindah dari satu kota ke kota lain.


 

Kalau biasanya ketika nonton film sejenis ini, di mana ada yang berkostum keren kayak Power Rangers, Tron Legacy, atau The Avengers dkk kayak gitu gue pasti melek terus sepanjang film karena terlalu bahagia menanti seperti apa si jagoan akan beraksi, ketika nonton Max Steel ini, gue lumayan ngantuk.

Entah karena gue belum tidur, atau gue udah terlalu lama enggak ditidurin, yang pasti gue enggak terlalu bersemangat seperti biasanya. Mungkin juga itu karena karakter utamanya, Max, enggak seperti mereka yang biasa buat gue betah ngelihat dan maksain diri buat melek terus. Bisa jadi.

 

Max Steel ini bercerita tentang cowok yang balik lagi ke tempat kelahirannya setelah sekian belas tahun pindah-pindah enggak menentu. Tempat di mana ayah Max meninggal karena kecelakaan di salah satu laboratorium yang dikelola olehnya.

Kembalinya Max ke kota itu memicu bangunnya Steel, salah satu robot alien yang berisiknya minta ampun. Ketika Max masih belum tahu mengenai apa yang sebenarnya dia mampu lakukan, Max menganggap berbagai kejadian hanyalah sebuah keanehan. Sampai akhirnya, dia bertemu dengan Steel, yang sedikit demi sedikit memberitahukan apa saja yang mungkin dilakukan Max dengan kekuatannya itu.

Kenapa Steel memberikan informasi soal kekuatan Max sedikit demi sedikit? Jelas aja supaya durasi lebih panjang. #eh

Steel ngasih tahu informasi secara terbatas karena memang ingatan dia juga belum sepenuhnya pulih. Jadi Steel cuma bisa mengandalkan cuplikan demi cuplikan memori yang datang seiring waktu. Karena semakin lama dia dekat dengan Max, semakin dia sadar jika ada benih-benih asmara tumbuh di antara keduanya. #astaga #kokgini

 

Terlepas dari jalan cerita yang sepertinya terlalu dipaksakan untuk menjadi misteri dan kejutan, padahal ya udah hampir bisa ditebak kalau memperhatikan cerita baik-baik dari awal, film ini masih lumayan bisa diterima meskipun endingnya hanya seperti itu saja, dan cerita puncaknya juga cuma kayak gitu doang.